This is Daylight dear, No Moon!

Jumat, September 13, 2013

Bulan itu hanya bisa ditemui saat malam hari, ya kan?
Tidak juga, kadang pagi, saya bisa menyapa bulan. Pulang kantor juga, saya terkadang sempat bersenda gurau berasama bulan.
Tapi bulan yang itu, sepertinya memang hanya dalam kelam.
Aku tidak boleh lagi memimpikan bulan. Sudah jelas kan pepatahnya ?
Aku ini bagaikan pungguk merindukan bulan.
Segala mengenai bulan, harus sesegera mungkin aku hapuskan. Iya kan?
Hidup kembali seperti biasa saja. Tidak usah ke loteng dan memandangi bulan setiap malam.
Tidak usah menulis dan memperhatikan hari ini tanggal berapa di bulan dan tahun apa.
Tidak usah menerawang jauh pada apa yang dipikirkan bulan
Aku badmood, hari ini, badmood sekali.
Aku salah memang, salah sudah menghacurkan hari itu.
Semua itu hanyalah kebodohanku, hanya menunjukkan betapa bodohnya aku ketika berhadapan dengan Bulan Betapa dag dig dug dan konyol nya aku. Betapa buruknya reflekku saat di depan Bulan.
Bodoh. Bodoh. Bodoh.
Aku yang mendadak bodoh saat di dihadapan Bulan.

You Might Also Like

0 comments

mari meninggalkan jejak :)

Instagram

Subscribe